Alshurah tatakalam3

Sir Reinaldo bersama head of KMFAP di Portugal hari ini/
KMFAP mempunyai hubungan diplomatik penuh dan konsuler di beberapa negara dan terus dikembangkan :

1994- Republic of the Congo
1994- Republic of Ghana
2009- Republicthe of Beninngola since 1995,
1997- Democratic Republic of Sâo Tomé and Príncipe
2001- Republic of Guinea-Bissau
2009- Central African Republic
2009- Republic of Benin
2009- Democratic Republic of Timor-Leste
2010- Republic of Sierra Leone
2016- Antigua and Barbuda
Consular Relations:
2009- The Gambia
Representative Offices:

2011- Macao Special Administrative Region of the People’s Republic of China.

2017- Hong Kong Special Administrative Region of the People’s Republic of China.
——————————-

Secara politis Negara Federasi adalah Monarki Pilihan netral yang dikepalai oleh seorang Grand Master, dipilih seumur hidup dalam proses demokrasi oleh sesama Ksatria dan Dames, tidak tergantung pada ratifikasi dari setiap Pemimpin Agama atau Penguasa manapun.

Grand Master juga adalah Kepala Negara dan Pemerintah, dimana beliau dibantu oleh Pemerintah yang terdiri dari 26 anggota, antara Perdana Menteri, Menteri Negara, Menteri, Wakil Menteri dan Sekretaris Negara. Grand Master memegang gelar Pangeran berdasarkan keputusan yang dibuat oleh Kaisar Rudolf II, pada tanggal 20 Maret 1607, dan oleh Kaisar Romawi Suci Ferdinand II pada tanggal 16 Juli 1620, dan juga memegang gelar Eminence, dengan ekuivalen dengan pangkat Kardinal Gereja Katolik Roma Suci, yang diberikan oleh Keputusan Konsuler 10 Juni 1630 dari Yang Mulia Urban VIII dan kemudian dikonfirmasi oleh “Motu Proprio” oleh Yang Mulia Paus Leon XIII pada tanggal 12 Juni Juni 1888.

Saat ini Grand Master dan Kepala Negara Federasi (KMFAP) adalah Yang Mulia Pangeran Jose M. Lecca V. Cosmelli (gamber dibawah dengan mantel)